Capaian Pembelajaran Program Studi Sarjana

A. SIKAP
(PerMenDikBud No.3 Tahun 2020 Tentang SNPT)
  • 1 Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius.
  • 2 Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika.
  • 3 Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban berdasarkan Pancasila.
  • 4 Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggung jawab pada negara dan bangsa.
  • 5 Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan serta pendapat atau temuan orisinal orang lain.
  • 6 Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.
  • 7 Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
  • 8 Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik.
  • 9 Menunjukkan sikap bertanggung jawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri.
  • 10 Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan.
B. PENGUASAAN PENGETAHUAN
  • 1 Menguasai teori, metode, dan aplikasi ilmu dan teknologi farmasi (pharmaceutical science) yang meliputi kimia farmasi, biologi farmasi, dan teknologi farmasi seperti farmasetika, kimia analisis, kimia medisinal, farmakognosi, fitokimia dan farmakologi.
  • 2 Menguasai konsep dan aplikasi ilmu biomedik yang meliputi biologi, anatomi fisiologi manusia, imunologi, biokimia, mikrobiologi, patofisiologi, etik biomedik, dan biostatistik.
  • 3 Menguasai konsep farmakoterapi, pharmaceutical care, pharmacy practice, serta prinsip pharmaceutical calculation, epidemiologi, pengobatan berbasis bukti, dan farmakoekonomi.
  • 4 Menguasai secara mendalam pengetahuan tentang manajemen farmasi, sosio-farmasi, hukum dan etik farmasi, teknik komunikasi, serta prinsip dasar keselamatan kerja.
  • 5 Memiliki pengetahuan tentang pengembangkan obat yang bersumber dari bahan alam untuk penyakit degeneratif dan infeksi.
  • 6 Memiliki pengetahuan tentang metodologi penelitian dalam kefarmasian.
  • 7 Memiliki pengetahuan tentang kewiraswastaan bidang kefarmasian.
C. KETERAMPILAN UMUM
  • 1 Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya.
  • 2 Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur.
  • 3 Mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni, menyusun deskripsi saintifik hasil kajiannya dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi.
  • 4 Mampu menyusun deskripsi saintifik hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi.
  • 5 Mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data.
  • 6 Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya.
  • 7 Mampu bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi serta evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggung jawabnya.
  • 8 Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada di bawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri.
  • 9 Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi.
D. KETERAMPILAN KHUSUS
(APTFI 2021)
  • 1 Mampu mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah terkait obat berdasarkan analisis informasi dan data, menggunakan pendekatan berbasis bukti dalam perancangan, pembuatan/penyiapan, pendistribusian, pengelolaan dan/ atau pelayanan sediaan farmasi untuk mengoptimalkan keberhasilan terapi.
  • 2 Mampu melakukan praktik kefarmasian disupervisi oleh apoteker secara bertanggung jawab sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan kode etik yang berlaku.
  • 3 Melaksanakan riset dan mengidentifikasi dan menyelesaikan problem untuk berkontribusi pada perbaikan dalam ilmu farmasi.
  • 4 Memiliki karakteristik kepemimpinan yang baik dalam suatu organisasi.
  • 5 Mampu mengelola praktik kefarmasian secara mandiri disupervisi apoteker, memimpin dan mengelola pekerjaan kelompok, serta bertanggung jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok.
  • 6 Mampu berkomunikasi dan berkolaborasi secara interpersonal dan interprofessional terkait praktik kefarmasian.
  • 7 Mampu mengevaluasi diri dan mengelola pembelajaran diri sendiri dalam upaya meningkatkan kemampuan praktik kefarmasian.
  • 8 Memahami peraturan perundang-undangan dan artinya untuk praktik kefarmasian, urusan farmasetikal, dan kesehatan masyarakat, khususnya mengatur penyiapan dan penyerahan sediaan farmasi dan produk terkait (“kuasai” obat, kosmetik, alat kesehatan, dan obat untuk regeneratif).
  • 9 Mampu menganalisis secara kritis masalah dalam pekerjaan kefarmasian, menyusun informasi/ ide/ laporan/ pemikiran, dan secara efektif mengomunikasikannya dalam berbagai bentuk media kepada teman sejawat dan tenaga kesehatan lainnya, serta masyarakat pada umumnya.
  • 10 Mampu menganalisis mutu, efektivitas dan keamanan bahan baku dan sediaan farmasi sesuai standar.