Depok, 5 Januari 2026 – Prestasi akademik membanggakan kembali ditorehkan oleh dosen Universitas Pancasila (FFUP). Diah Kartika Pratami, dosen bidang keilmuan biologi farmasi FFUP, resmi dikukuhkan sebagai Doktor Ilmu Farmasi pada Sidang Terbuka Promosi Doktor yang diselenggarakan di Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (FFUI), Senin (5/1). Diah meraih gelar doktor dengan IPK sempurna 4,00 dan predikat cumlaude setelah menempuh studi selama delapan semester.
Dalam disertasinya, Diah mengangkat penelitian berjudul “Pendekatan Metabolomik untuk Pengembangan Metode Ekstraksi Propolis Lebah Tak Bersengat Menggunakan Natural Deep Eutectic Solvent (NaDES) guna Meningkatkan Aktivitas Antioksidan dan Antiinflamasi.” Penelitian ini menghasilkan dua kesimpulan utama, yakni bahwa pendekatan metabolomik mampu mengungkap keragaman, melakukan klasterisasi berbasis spesies, serta menentukan profil kimia dan senyawa penanda propolis lebah tak bersengat Indonesia, serta bahwa penggunaan NaDES sebagai pelarut hijau berpotensi meningkatkan bioaktivitas propolis sebagai agen antioksidan dan antiinflamasi.
Selama masa studi doktoralnya, Diah Kartika Pratami menunjukkan produktivitas riset yang sangat tinggi. Ia berhasil menghasilkan dua publikasi pada jurnal internasional bereputasi Q1, satu publikasi jurnal Q2, satu publikasi jurnal nasional terakreditasi SINTA, serta tiga naskah ilmiah lainnya yang sedang dipersiapkan untuk disubmit ke jurnal internasional Q1. Selain publikasi, hasil penelitiannya juga telah didiseminasikan melalui berbagai konferensi internasional, antara lain di Turki, Taiwan, Korea Selatan, maupun di Indonesia.

Keberhasilan studi doktoral ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Selama studi, Diah memperoleh beasiswa Degree by Research dari BRIN serta dukungan pendidikan dari FFUP. Sementara itu, pendanaan penelitian dan partisipasi konferensi didukung oleh berbagai skema hibah, antara lain PKR Metabolomik Nasional, PUTI Universitas Indonesia, Hibah Insentif FFUP, serta Hibah BIMA Penelitian Kolaboratif Dalam Negeri dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Pasca kelulusannya, Diah Kartika Pratami berharap dapat terus mengembangkan riset propolis dan metabolomik, memperkuat kolaborasi nasional dan internasional, serta mengimplementasikan hasil penelitiannya untuk mendukung pengembangan obat bahan alam berbasis sumber daya hayati Indonesia. Sebagai dosen Universitas Pancasila, ia juga berkomitmen untuk mentransfer pengetahuan dan pengalaman risetnya kepada mahasiswa serta berkontribusi aktif dalam peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian di Indonesia.